Home Berita TEMU KADER PGRI SITUBONDO

TEMU KADER PGRI SITUBONDO

79
0

SITUBONDO,Global Nusantara.Net – Gedung Graha Cendikia PGRI Situbondo yang berlokasi di Jalan Baluran, bagai tak mampu menampung para kader PGRI yang datang dari segenap penjuru di Kabupaten Situbondo.Selasa, 10 April 2018 menjadi momentum sangat berarti bagi keluarga besar PGRI Situbondo.Ratusan kader memadati gedung yang baru diresmikan beberapa waktu yang lalu. Maklum saja, rasa rindu untuk bertemu dengan Sang Ketua Umum PB PGRI,Dr.Unifah Rasyidi,M.Pd seakan tak terbendung.Kerinduan untuk bertemu dengan Sang srikandi pergerakan sekaligus ingin menumpahkan segala uneg – uneg seputar nasib guru dan dunia pendidikan pada umumnya.

Dalam pengarahannya, Dr.Unifah Rasyidi banyak memaparkan tentang perjuangan PGRI terhadap nasib dan kesejahteraan para guru.Selain itu ia mengemukakan sangat pentingnya perubahan pola pikir dan sikap para guru.” kalau saat ini kita mengajar anak -anak kita berada di ruang kelas konvensional, tapi ke depan kita akan mengalami perubahan.Pembelajaran bisa dengan smart class, pembelajaran dengan perangkat tiga dimensi, dan sebagainya. Oleh sebab itu PB PGRI sedang mempersiapkan Smart Learning Center, yang bisa diakses oleh seluruh guru dan anggota di Indonesia” paparnya

Senada dengan hal tersebut, Bupati Situbondo,Dadang Wigiarto. menginginkan Situbondo benar -benar sebagai sebagai Smart City. Salah satu penopang cita – cita itu adalah guru. Ia berharap anggota dan kader PGRI bisa merespon semangat ini dengan pembelajaran berbasis digital.

Selain itu Dadang Wigiarto memuji peran PGRI Situbondo yang senantisa mencarikan solusi dari permasalahan yang ada terkait dengan kader dan anggota.” PGRI Situbondo telah banyak berperan dalam kemajuan Situbondo. Bagaimana gedung ini bisa tegak, kendati ada kucuran dana, jika tidak ada semangat yang tumbuh pada para kader tentu tidak akan jadi bangunan ini” imbuh lelaki yang mantan Pengacara itu.Pada kesempatan itu pula,Bupati Situbondo banyak memuji sosok Unufah Rasyidi sebagai wanita yang Smart dan kemampuan perannya dalam kancah internasional.

Dalam sesi diskusi dan tanya jawab yang dimoderatori Harnoto,Unifah Rasyidi yang banyak mendengar keluhan dan curahan permasalahan para guru, dengan telaten dijawabnya satu persatu.Permasalahn yang mengemuka, seperti masalah Tunjangan Profesi Guru, Impassing guru swasta, dan ketidakhadiran seorang guru di sekolah sehingga harus rela tak menerima TPG serta nasib tenaga honorer K2.Semua dikupas tuntas dengan baik.” PGRI akan terus bersama para guru untuk memperjuangkan hak -hak guru” pungkasnya.
Hidup PGRI Situbondo !

Gus

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here