
Prof. Dr. Supardi U.S., M.Pd (layar monitor) melantik Pengurus YPLP-PT PGRI Lumajang masa bakti 2025-2030 secara virtual melalui zoom meeting..
PGRI Pusat Lantik Pengurus Baru YPLP-PT PGRI Kabupaten Lumajang Secara Daring, Tekankan Transformasi dan Layanan Prima Pendidikan
Ali Basyah
Surabaya 6 Desember 2025 – Pengurus Yayasan Pembina Lembaga Pendidikan Perguruan Tinggi (YPLP-PT) PGRI Kabupaten Lumajang untuk masa bakti 2025-2030 resmi dilantik secara daring, Sabtu (6/12/2025). Pelantikan oleh Ketua Badan Pembina Lembaga Pendidikan (BPLP) PGRI Pusat, Prof. Dr. Supardi U.S., M.Pd., ini menegaskan komitmen penguatan organisasi serta respons terhadap tantangan pendidikan tinggi di era transformasi. Acara yang dipusatkan di Gedung Guru Indonesia PGRI Provinsi Jawa Timur ini dihadiri secara virtual dan langsung oleh jajaran pimpinan PGRI dari tingkat pusat hingga daerah.
Dalam suasana khidmat melalui layar zoom, Prof. Dr. Supardi U.S., M.Pd., secara resmi mengukuhkan Dr. Siti Aisyah, M.M., sebagai Pembina, serta Drs. Broto Maryono, M.Pd., sebagai Ketua, beserta seluruh jajaran pengurus dan pengawas YPLP-PT PGRI Lumajang. Prosesi ini disaksikan langsung oleh Ketua PGRI Provinsi Jawa Timur, DR. H. Djoko Adi Walujo, ST., M.M., DBA, dan Ketua YPLP Provinsi Jawa Timur, Dr. Dra. Hj. Dwi Retnani Srinarwati, M.Si., didampingi sejumlah pengurus inti PGRI Jatim.
Susunan Pengurus lengkap :
Pembina : Dr. Siti Aisyah, M.M
Pengurus :
1) Ketua : Drs. Broto Maryono, M.Pd
2) Sekretaris : Dra. Tri Handayani, M.Pd
3) Bendahara : Dra. Ninik Mintartiningsih
Anggota :
1) Roni Wiranata, S.Pd, M.Pd
2) Dr. Lukman Jakfar Sodik, S.Pd., M.Pd
Pengawas :
1) Dra. Maria Antia Pudianti, M.pd
2) Dra. Vivin Diah Hastuti, M.Pd
Dr. Siti Aisyah, M.M., selaku Pembina YPLP Lumajang yang baru, mengapresiasi dukungan semua pihak. “Dalam situasi yang penuh tantangan, dengan kolaborasi yang solid, PGRI Jawa Timur dapat memfasilitasi ruang dan kinerja yang sangat baik untuk kemajuan lembaga kita,” ujarnya penuh keyakinan.
DR. H. Djoko Adi Walujo, ST., M.M., DBA meminta “tiga jaminan” kepada pengurus baru, yaitu jaminan nama baik organisasi, jaminan kekompakan internal, dan jaminan untuk menyimak arahan dari pimpinan pusat. Dengan gaya khasnya, dia mengakhiri sambutan dengan pantun "Membeli soto di Lumajang, pidato jangan panjang."
Arahan strategis disampaikan oleh Prof. Dr. Supardi U.S., M.Pd. sebagai pelantik. Beberapa poin kunci yang ditekankan antara lain:
Sambutan ditutup dengan berbalas pantun "Kesetiaan pada kekasih, cukup sekian dan terima kasih"

Foto bersama usai pelantikan antara Pengurus YPLP-PT PGRI Lumajang dengan Pengurus PGRI Provinsi Jawa Timur di Gedung Guru Indonesia, Surabaya.
Di luar acara seremonial, Ketua PGRI Jatim, Djoko Adi Walujo, menyampaikan filosofi penyelenggaraan pendidikan yang harus dipegang teguh: Zero Defect (bebas kesalahan), Zero Accident (bebas kecelakaan), dan Zero Waste (bebas pemborosan). Prinsip Hospitality yang ramah, personal, dan responsif, serta layanan pendidikan yang on delivery harus menjadi budaya kerja.
Pengurus YPLP-PT PGRI Lumajang yang baru diharapkan dapat membawa lembaga menjawab tantangan era ini dengan inovasi, kolaborasi, dan dedikasi tinggi, mengacu pada arahan dari pusat dan didukung penuh oleh PGRI Provinsi Jawa Timur.